<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MPriagung</title>
	<atom:link href="http://mpriagung.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mpriagung.com</link>
	<description>Si pelukis tuna rungu berjiwa pengusaha pantang menyerah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Sep 2009 16:24:06 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Perth, Australia sangat nyaman.</title>
		<link>http://mpriagung.com/2009/09/perth-australia-sangat-nyaman/.php</link>
		<comments>http://mpriagung.com/2009/09/perth-australia-sangat-nyaman/.php#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 16:24:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diarykuw]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mpriagung.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 3 September saya bersama keluarga (istri dan putra) , orang tua (Papa,mama, dan 2 Adik) dan teman Adikku pergi ke Perth, Australia untuk menghadiri acara wisuda adikku. Berangkat dari Bandara Soekarna Hatta Jakarta dengan pesawat Jet Star jam 10 malam di Bandara Perth Internasional. Saya tidak peduli pada berita dari media massa dan internet [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tanggal 3 September saya bersama keluarga (istri dan putra) , orang tua (Papa,mama, dan 2 Adik) dan teman Adikku pergi ke Perth, Australia untuk menghadiri acara wisuda adikku. Berangkat dari Bandara Soekarna Hatta Jakarta dengan pesawat Jet Star jam 10 malam di Bandara Perth Internasional. Saya tidak peduli pada berita dari media massa dan internet tentang seluruh Australia banyak virus flu babi. Berita terlalu berlebihan dan masalah selalu dibesar-besarkan yang membuat orang-orang takut ke Australia.</p>
<p>Sesampai Bandara tersebut, saya terpaksa pakai kaos tangan karena udara sangat dingin. Bandara sangat sepi karena sudah larut malam dan karyawan sangat sedikit tapi ratusan kamera selalu mengintai di mana-mana. Orang bule berbadan gede dan tinggi lebih dari pada saya. Saya mengawasi Luthfi yang senang lari sana sini dan tidak mau diam dia sangat senang mendorong troli. Luthfi tidak mau pakai kaos tangan padahal tangan luthfi dingin. Kemudian saya bersama keluarga dan ortu mengambil 8 koper dan 5 tas lalu antri untuk pemeriksaan barang di dalam koper maupun tas. Adikku sudah kasih tahu pada petugas pemeriksaan barang bahwa kita bawa makanan dan pakaian dengan bahasa Inggris yang lancar. Tetapi koper dan tas kita tetap diperiksa dengan sangat teliti dan ketat. Eh makanan seperti mi instan atau pop mie diambil petugas kemudian buang ke tempat sampah. Kenapa begini?pikirku. Saya melihat lemari contoh barang-barang sitaan seperti suvenir terbuat kayu/bambu, botol Bir, kaleng, Alkohol, gunting, potong kuku, kaleng minuman sampai makanan instan.</p>
<p>Setelah melewati pemeriksaan ketat, Saya bertemu orang tidak dikenal memegang poster bertuliskan bahasa Inggris masih susah dipahami tapi tulisan tebal dan besar menarik perhatian adalah Dewi Kamaratih, oh itu nama adikku. Lalu Ratih berbincang-bincang dengan orang tidak dikenal itu. Ternyata kita dijemput supir bus mini berwajah mirip asia keturunan cina kira-kira berumur 45 tahun,rambut udah beruban, badannya pendek dan gemuk dilindungi jaket sederhana.</p>
<p>Setelah keluar dari Bandara, udara lebih dingin daripada kulkas menyerang kulit dan tulang saya. Saya merasa kaos tangan, 2 kaos dan 1 jaket tidak cukup untuk menghangatkan badan..tapi butuh 3 kaos ditambah 2 jaket serta 2 kaos tangan! Saya ingin tahu bagaimana reaksi dan ekspresi Luthfi jika menghadapi cuaca sangat dingin? Hebat!luthfi masih kuat dan tidak rewel meski tidak mau pakai kaos tangan. Saya dan keluarga salut dan tertawa karena suara Luthfi lucu jika bilang bahwa dingin..dingin&#8230; Saya pingin dengar suaranya yang lucu, tapi sayang&#8230;</p>
<p>Setelah Barang dan koper masuk ke bagasi eksternal beroda di belakang bus mini, mulai berjalan menuju ke apartemen yg kami sewa untuk ditempati selama beberapa hari kami disana. Dalam perjalanan kita semua diperingatkan untuk pakai sabuk pengaman dengan tertib. Jalanan sudah sangat sepi, krn sudah lebih dari jam 1 dini hari. Kami bertanya kepada pak sopir, dimanakah kami bisa membeli makanan? dan pak sopir, menjawab di Mc Donald saja, tapi kami harus menggunakan jasa Drive thru aja, karena jam segitu sangat rawan dgn gangguan orang-orang Aborigin yang suka membuat keributan. Supir mempersilahkan Ratih untuk memilih menu yg kami mau,melalui daftar menu dipapan menu yg berada persis disamping mini bus. Setelah kami memilih2 menu, Kemudian Supir memesan melalui mikrofon yg tersedia di depan papan menunya. Saya bertanya pada Ratih bahwa mo pesan apa?Saya mo hamburger gede. Ratih jawab bahwa udah pesan 9 Hamburger dan 5 kentang buat pulang. Saya bertanya lagi apakah halal?  Ratih jawab bahwa itu ga ada pork. &#8220;Makasih&#8221; kata saya</p>
<p>Setelah itu kami pulang dari Mc Donalds dan menuju ke apartemen melewati  jalan tol tanpa harus bayar tol. Wah jalan tol gratis.. enak dan nyaman,batinku. Tidak sampai 1 jam, kita sudah sampai ke Apartemen yang khas dan terkesan klasik dan berbeda. Saya sulit menggambarkan apa bentuk dan model apartemen kayak tahun 80-an. Kemudian kita masuk sambil bawa koper dan tas ke dalam Apartemen, saya terkesan beberapa ruang dan kamar tidur tidak besar dan sedang tapi sangat nyaman dan enak dipandang. Aparteman ada 3 kamar tidur, 2 kamar mandi, ruang makan, ruang keluarga, dan dapur. Lela bilang padaku bahwa wah enak sekali. Saya bilang bahwa tapi kamar tidur dingin sekali kayak kulkas, Lela tertawa.</p>
<p>Setelah berkeliling apartemen, saya bersama keluarga makan hamburger dan kentang buat sahur karena besok kita berpuasa Ramadhan. Hamburger rasanya beda dan lebih besar daripada di Indonesia. Luthfi makan kentang dengan lahap. hehehe lucu sekali. Mama mengeluh karena tidak ada sambal saus dan tomat. kalau mau sambal saus makanya harus bayar.</p>
<p>Setelah itu. saya langsung tidur karena capek dan ngantuk tapi tidak nyaman karena tempat tidur dingin sekali terpaksa saya pakai kaos tangan dan kaki sekaligus pakai 2 kaos hangat malah ditambah selimut. Saya sengaja pakai 2 kaos aja daripada 3 kaos biar hemat tapi badanku masih berusaha beradaptasi dengan cuaca tidak bersahabat sampai tidur.</p>
<p><strong>Bersambung&#8230;&#8230;&#8230;</strong></p>
<p>Salam Duuuaahsyat</p>
<p>Wassalam</p>
<p>Agung</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mpriagung.com/2009/09/perth-australia-sangat-nyaman/.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bercermin diri pada bulan Ramadhan</title>
		<link>http://mpriagung.com/2009/08/bercermin-diri-pada-bulan-ramadhan/.php</link>
		<comments>http://mpriagung.com/2009/08/bercermin-diri-pada-bulan-ramadhan/.php#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 15:23:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kekuatan pikiran dan hati]]></category>
		<category><![CDATA[cermin]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[SEFT]]></category>
		<category><![CDATA[tuna rungu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mpriagung.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Awal Ramadhan saya bercermin diri dengan cara melihat diri kita di cermin. Saya bertanya pada diriku sendiri dengan jujur.
Saya (S) : Apakah bulan depan saya sukses?
Cermin (C) : Tidak
S :  Kenapa?
C : Karena kamu sering ragu-ragu.. Kamu selalu pikir tentang usaha bangkrut dan masa lalu padahal masa lalu tidak hubungan denganmu.
S : Ya benar.. Kenapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Awal Ramadhan saya bercermin diri dengan cara melihat diri kita di cermin. Saya bertanya pada diriku sendiri dengan jujur.</p>
<p>Saya (S) : Apakah bulan depan saya sukses?</p>
<p>Cermin (C) : Tidak</p>
<p>S :  Kenapa?</p>
<p>C : Karena kamu sering ragu-ragu.. Kamu selalu pikir tentang usaha bangkrut dan masa lalu padahal masa lalu tidak hubungan denganmu.</p>
<p>S : Ya benar.. Kenapa saya sering putus asa? Kenapa saya masih minder? Banyak mental blok..</p>
<p>C : Ya benar.. Kamu putus asa karena selalu menyalahkan keadaan membuat kamu menjadi korban keadaan dan tidak mau berusaha lagi padahal berhenti mencoba adalah orang gagal total! Usaha kamu bangkrut berarti belum gagal dan belum berhasil! Hmm kenapa kamu minder? Karena kamu selalu pikir bahwa tuna rangu membuat kamu pesimis dan minder padahal kamu pintar, cerdas dan wawasan luas. Jangan putus asa dan perbaiki mental biar masa depan sukses.</p>
<p>S : Ya benar.. Kamu membuat saya semangat dan percaya diri.</p>
<p>C : Ya udah.. Kamu harus praktek ilmu dari buku sangat bagus berjudul SEFT dan Manage Your mind for succes. Kalo kamu tidak praktek.. Percuma aja, masa depan kamu tidak berubah dan bertambah parah! Maukah hidup kamu terulangi lagi?</p>
<p>S : Gak.. Kamu bikin saya semangat! saya bertekad untuk berubah yang lebih baik dan sukses seperti Bob Sadino dan Adi W Gunawan sangat menginspirasi saya. Semangat!!!</p>
<p>C : Mulai sekarang! Praktek! Praktek! Praktek!</p>
<p>Itu komunikasi diri atau bercermin diri seolah menganggap cermin seperti kembaran saya.. malah cermin sebagai sahabat terbaikku karena cermin sangat jujur dan membuat saya semangat. Berkomunikasi pada diriku sangat bermanfaat hingga bisa mengenal diri saya lebih jelas. Tapi Komunikasi harus jujur misalnya apakah saya minder? mengapa saya suka marah-marah? Kenapa gagal terus seperti dulu? Jika jawabannya ya berarti jujur makanya harus praktek dengan ilmu dari buku yang saya rekomendasi,  Manage your mind for succes karya Adi W Gunawan.</p>
<p>Saya sering bertanya bahwa Apakah tobat kamu udah diterima ALLAH pada bulan Ramadhan? jika dibiarkan, mau ngapain lagi berpuasa pada Ramadhan? Cermin menjawab dengan jujur bahwa tidak  karena belum bertobat dengan sebenar-benarnya malah sekedar bertobat aja tidak cukup!</p>
<p>Anda berpikir bahwa cermin itu siapa? cermin itu hati saya atau bagian diri saya..</p>
<p>Bulan Ramadahan biar dilewati, kapan mulai lagi? Rugi banget karena Bulan Ramadhan itu bulan ampunan dan transformasi diri paling dahsyat hanya sebulan.. hanya menunggu setahun lagi.</p>
<p>Salam Duuuaasyhat!!!</p>
<p>Wassalam</p>
<p>Agung</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mpriagung.com/2009/08/bercermin-diri-pada-bulan-ramadhan/.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ban innova pecah!</title>
		<link>http://mpriagung.com/2009/08/ban-innova-pecah/.php</link>
		<comments>http://mpriagung.com/2009/08/ban-innova-pecah/.php#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2009 17:09:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengalaman adalah guru]]></category>
		<category><![CDATA[ban pecah]]></category>
		<category><![CDATA[innova]]></category>
		<category><![CDATA[jalan bahu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mpriagung.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Masih trauma atas kejadian seminggu lalu. Kejadian yang tidak terduga membuat saya merenung diri. Kejadian yang dialami pada hari kamis, 6 Agustus 2009 merupakan pengalaman  sangat berharga buat kita.
Pada hari kamis saya bersama Lela, istriku ke bandung kecuali Luthfi, putraku tidak ikut karena tinggal di bandung cuma satu malam untuk survey lokasi dulu, apa cocok [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masih trauma atas kejadian seminggu lalu. Kejadian yang tidak terduga membuat saya merenung diri. Kejadian yang dialami pada hari kamis, 6 Agustus 2009 merupakan pengalaman  sangat berharga buat kita.</p>
<p>Pada hari kamis saya bersama Lela, istriku ke bandung kecuali Luthfi, putraku tidak ikut karena tinggal di bandung cuma satu malam untuk survey lokasi dulu, apa cocok tidak buat usaha digital printing atau usaha baju muslim di dekat rumahku. Ortuku menjaga Luthfi sudah mandiri. Sebelum berangkat Mama mengingatkan bahwa jangan ngebut dan lewat jalan bahu ya, berbahaya!</p>
<p>Saya menggangguk tapi merasa firasat aneh membuat saya tidak  enak&#8230; lupakan. Saya melihat jam G-Shok pukul 02.00 siang lalu menyalami tangan Mama.ketika sudah berangkat,saya berdoa dalam hati</p>
<p>“Bismillahir-rahmanir-rahim&#8221;</p>
<p>&#8220;Ya ALLAh Saya memohon keselamatan kepada ALLAH. Tidak ada kekuatanku selain kekuatan ALLAH tidak terbatas. Saya pasrah dan ikhlas.. Ya Amiin” batinku</p>
<p>Lalu masuk ke gerbang tol di Pancoran dan bayar lima ribu lima ratus rupiah. Di jalan tol tidak ada hambatan, saya semangat menginjak gas hingga mobil innova kencang yang dihadiah oleh Papa saya sejak tahun 2005 yang lalu. Kecepatan meningkat 100 kilometer, tanganku dipanggil oleh tangan Lela  yang dirasakan mengawasi saya dalam kemudi. Lela mengingatkan.</p>
<p>“80 kilometer aja” kata Lela.</p>
<p>“Jalan masih sepi..lambat itu buang-buang waktu padahal jalan tidak terlalu ramai” kata saya.</p>
<p>Lela diam dan mengalah tapi tetap mengawasi. Saya malah asyik ngebut di jalan tol masih sepi yang mengasyikkan tapi tetap berada di jalur kanan, jangan sering gunakan jalan bahu, berbahaya.</p>
<p>Tidak terasa meski sudah jalan selama 2 jam tapi saya merasa 2 jam dianggap 30 menit. Sudah sampai jalan tol di purwakarta tanpa ada hambatan. Jalam masih sangat sepi membuat saya sering mendahului mobil maupun truk beberapa kali. Semakin bernafsu untuk memacu hingga kecepatan mencapai 140 km. Jantungku merasakan getaran mesin meletup dan berisik kecuali pendengaranku tapi tidak berani memacu dengan kecepatan di atas 180 km karena fitur keselamatan sangat terbatas misalnya tidak ada airbag di penumpang depan dan pengemudi, tidak ada ABS dan fitur keslamatan lain.</p>
<p>Lela mengingatkan lagi</p>
<p>“80 km aja ya?takut ban pecah!” kata Lela khawatir.</p>
<p>“Ya 80 km kalo jalan masih ramai tapi jalan skrg masih sepi.. makanya lebih cepat mencapai di atas 100 km biar hemat waktu” kataku penggemar Formula One dan Moto GP.</p>
<p>Lela diam seperti sudah mengerti dan sering memegang tanganku jika menyalip mobil,bus dan truk. Lela takut dan cemas, batinku</p>
<p>“Jangan khawatir,ga papa” kataku berusaha membuat Lela tenang.</p>
<p>Tinggal 100 km lagi untuk sampai ke bandung. Tiba-tiba lela memegang tanganku cukup keras bikin saya kaget. Lela kayak panik dan mengisyaratkan tangannya bahwa Lela sedang berpikir… hmm ada yang tidak beres? batinku</p>
<p>“Tadi ada suara ban pecah!” kata Lela bak halilintar petir menyambar.</p>
<p>Saya bingung dan tidak percaya.. sungguh saya tidak merasakan apa-apa padahal katanya ban udah pecah? Ternyata Lela benar, innova terasa bergetar sedikit jika kecepatan berkurang. Lalu terpaksa innova berhenti di jalan bahu.</p>
<p>Perasaan dan pikiranku tidak karuan dan jantungku berdetak-detak kencang. Lela panik dan bingung.. tidak tahu apa yang kulakukan karena bandung masih jauh, tidak ada bantuan orang lain dan lalu lintas kendaran masih sepi.. bingung.</p>
<p>“Ayo keluar!cari ban pecah” ajak saya mau keluar dari innova hitam.</p>
<p>“Ya ampuun…” kataku ketika melihat ban belakang kiri kempes dan berasap dari roda.</p>
<p>Rasa bersalah dan menyesal telah mengacaukan perasaan dan pikiranku.. Saya berusaha memenangkan diri malah diperparah oleh Lela sangat panik sambil sering telepon dengan HPnya.</p>
<p>“Kok HP tidak diangkat..ga ada sinyal? kata Lela panik.</p>
<p>“Tenang aja.. Saya bisa perbaiki” kataku berusaha menenangkan Lela ternyata gagal.</p>
<p>Lela masih tidak tenang dan sering mengutak-atik hpnya sambil bicara tidak jelas.</p>
<p>Dengan kesal, Lela menyalakan saya bahwa ban pecah karena ngebut dengan kecepatan 140 km.</p>
<p>Saya membantah bahwa ban pecah mungkin terlalu panas makanya ban harus diganti karena ban sudah kadalaursa. Eh malah bertambah ribut..pusing.</p>
<p>Biarkan aja.. Saya bergegas mengambil peralatan seperti dongkrak buaya, tang inggris dan obeng dari innova untuk mengganti ban kempes. Kemudian saya membuka kunci dengan tang pas yang panjang agar ban cadangan bisa keluar dari bawah mobil tapi merasa kesulitan.. kok ban cadangan tidak bisa keluar, batinku. Padahal sudah belajar dari supir pribadi.</p>
<p>Saya merasakan ada orang datang lalu menoleh pada orang tidak dikenal berjalan ke arah kita, Siapa? Kulihat orang berbaju seragam warna biru dan topi yang bertuliskan petugas jalan tol. Kok petugas jalan tol tahu di mana kita? pikirku.</p>
<p>Kemudian Petugas tersebut membongkar ban cadangan kemudian mengganti ban kempes. Saya ikut membantu sambil belajar. Akhirnya masalah telah selesai.. beban saya terasa ringan.</p>
<p>Saya bersyukur dan lega.. Saya merasa ada ALLAH bersama kita, batinku. Kemudian Lela telah berbincang-bincang pada petugas jalan tol. Lagi-lagi Lela mengingatkan dengan mimik serius</p>
<p>“Jangan ngebut!40 km aja, takut ban pecah lagi” kata Lela.</p>
<p>“kan masih jauh,kira-kira 120 km lagi”</p>
<p>“ya..ya..” kataku sambil manggut-manggut.</p>
<p>Lela telah memberi 50 ribu rupiah pada petugas jalan tol merupakan bentuk terimakasih. Kemudian saya mengendarai innova mulai berjalan pelan-pelan di atas kecepatan 50 km. Tapi kita tetap khawatir kalau-kalau ban sudah berumur 4 tahun mungkin pecah lagi. Ahlamdulillah kita sampai di rumah dengan selamat. Di rumah saya masih merenung kejadian merupakan pelajaran sangat berharga. Pelajaran adalah umur ban sudah habis makanya harus diganti demi keselamatan. Biasanya umur ban cuma 2 tahun.Sebelum perjalanan jauh dimulai, kita jangan lupa berdoa untuk keselamatan pada ALLAH SWT.</p>
<p>Semoga pengalaman saya diambil merupakan pelajaran bagi pembaca budiman</p>
<p>Salam Duuaaasyhat!</p>
<p>wassalam</p>
<p>Agung</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mpriagung.com/2009/08/ban-innova-pecah/.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hilangnya motivasi dalam menulis artikel apa saja</title>
		<link>http://mpriagung.com/2009/08/hilangnya-motivasi-dalam-menulis-artikel-apa-saja/.php</link>
		<comments>http://mpriagung.com/2009/08/hilangnya-motivasi-dalam-menulis-artikel-apa-saja/.php#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 17:17:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>
		<category><![CDATA[kepepet]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mpriagung.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Kenapa udah lama tidak belajar menulis selama 1 minggu?batinku.Padahal setelah seminar “ Cara cerdas  menulis artikel menarik&#8221;.Saya semangat belajar menulis setiap hari..biasanya belajar menulis artikel panjang tanpa henti selama 10 menit..tapi kalau belajar menulis artikel tanpa henti selama  20 menit bikin saya merasa frustasi dan pusing malah kepala macet&#8230;.sepertinya ide udah habis.
Beberapa hari kemudian semangat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kenapa udah lama tidak belajar menulis selama 1 minggu?batinku.Padahal setelah seminar “ Cara cerdas  menulis artikel menarik&#8221;.Saya semangat belajar menulis setiap hari..biasanya belajar menulis artikel panjang tanpa henti selama 10 menit..tapi kalau belajar menulis artikel tanpa henti selama  20 menit bikin saya merasa frustasi dan pusing malah kepala macet&#8230;.sepertinya ide udah habis.</p>
<p>Beberapa hari kemudian semangat saya cepat hilang tidak berbekas..saya tidak merasa harus belajar malah tidak enak dan cemas…saya mulai belajar menulis di depan laptop malah asyik baca berita kompas.com..sampai lupa menulis…saya sadar ada kesempatan waktu tapi nanti balajar dulu..besok aja.</p>
<p>Besok saya tidak bermotivasi lagi untuk belajar menulis..pokoknya tangan tidak mau bergerak untuk mengetik di laptop,terlalu berat.Padahal saya tidak terlalu berat untuk baca buku berjam-jam tapi menulis artikel aja terlalu berat..bingung kenapa begini.Saya merasa ada penghalang kuat ada dalam diriku.Saya cari penghalang membuat saya tidak bermotivasi menulis artikel.Penyebab utama menurut saya adalah impian untuk penulis artikel menarik ternyata kurang kuat dan kemauan masih lemah.mungkinkah?atau suka menunda-nunda?otakku terasa diblokir</p>
<p>Saya buru-buru buang pikiran negative di kepalaku.</p>
<p>Bagaimana supaya bisa bersemangat menulis artikel apa saja..?tidak mau menyerah dan berusaha mencari jalan keluar.Tiba-tiba saya ingat ada film tentang sesuatu dari seminar&#8221;cara cerdas menulis artikel menarik&#8221;film aneh dan tidak begitu popular adalah film berjudul kepepet!</p>
<p>Kenapa Trainer bernama Andrea Harefa membahas tentang film kepepet?Saya belum mengerti pembahasan tentang kepepet begitu penting.Pak andrea bicara cepat dan penjang membuat saya bingung malah tetap tidak mengerti karena pendengaran saya kurang baik tidak seperti orang normal.</p>
<p>Oya..ada pendamping saya bernama bu Endang sebagai pengelola blog terkenal yaitu  www.ibuhabibie.com.Biasanya Bu Endang membantu untuk mencatat apa yang dibicarakan Pak Andrea di buku.Ternyata tidak ada catatan tentang kepepet..mungkin bu Endang lupa catat ..oya saya ingat bu Endang sudah menjelaskan tentang film tersebut..tapi masih belum paham..ya udah ga papa ..</p>
<p>Pada suatu hari saya ke gramedia merupakan toko buku langgananku sangat menyenangkan.Kemudian sedang melihat buku-buku kelihatan menarik terutama judul dan grafis.eh ada buku sangat menarik perhatian saya..buku bergambar ada orang laki-laki berjas hitam sedang lari dengan wajahnya ketakutan dari kejaran harimau tampak menerkam..sungguh gambar menarik dan bikin heboh,batinku</p>
<p>Judul buku adalah The power of kepepet dari karya Jaya Setiabudi,Penerbit gramedia.Saya langsung baca di belakang buku.Pokok pembahasan ternyata buku motivasi hanya untuk calon pengusaha,pengusaha bangkrut,karyawan sudah bosan dll.Tidak ada kata penulis pemula di belakang buku.Saya tidak peduli dan bayar di depan kasir dengan ATM biar transaksi cepat dan tidak merepotkan.</p>
<p>Sesampai di area parker saya sudah tidak sabar bongkar tas plastik berisi buku baru di dalam mobilku.Dan langsung buka buku seolah-olah saya harap ada jalan keluar biar semangat belajar menulis artikel.Saya lihat daftar judul di halaman buku ..ah saya gembira banget..ada daftar judul bagaiman caranya..batinku bersyukur banget dan beruntung beli buku tepat.Merasa berhutang budi pada Jaya Setibuadi sebagai pengusaha sekaligus penulis sukses.Dia benar-benar pahlawan dan berguna bagi banyak orang ingin sukses..</p>
<p>Saya menyalakan mobil lalu keluar dari area parker sambil bersiul..beban saya sudah ringan semula terasa berat.Sesampai di rumah,saya langsung baca buku dari awal buku sampai oh saya mengerti malah kepepet sangat penting.Langsung mencoba praktek ilmu dari Pak Jaya.Tiba-tiba bagian diriku bilang bahwa ah nanti aja saya udah capek,besok aja ya.</p>
<p>Rasa ngantuk langsung menyerang!saya tidak kuasa melawan rasa ngantuk begitu dahsyat dan tidur tanpa sadar bukunya jatuh dari tanganku.</p>
<p>Saya terbangun dari tidur..ah ternyata saya baru sadar ada mental blok..pikirku mental blok harus dibersihkan dulu dengan membayangkan(visualisasi) situasi seolah-olah kita dalam keadaan sangat kepepet.Bayangkan dengan pikiran bawah sadar seolah nyata.Saya kaget bertemu Pak Andrea sedang jalan-jalan di Senayan City secara kebetulan.</p>
<p>Hai apa kabar?sapa Pak Andrea.</p>
<p>B..baik”.jawabku.</p>
<p>Kenapa tidak menulis artikel lagi di blogmu?tanya Pak Andrea seolah bom meledak mengguncangkan seluruh tubuhku.</p>
<p>Saya terdiam campur rasa malu sampai wajahku memerah kayak tomat.duh malu diriku</p>
<p>Sungguh pikiran bawah sadar tidak bisa membedakan antara visualisasi dengan kenyataan!</p>
<p>Salam duuuaasyhat!</p>
<p>Wassalam</p>
<p>Agung</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mpriagung.com/2009/08/hilangnya-motivasi-dalam-menulis-artikel-apa-saja/.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>nekat nulis apa saja di blog</title>
		<link>http://mpriagung.com/2009/07/nekat-nulis-apa-saja-di-blog/.php</link>
		<comments>http://mpriagung.com/2009/07/nekat-nulis-apa-saja-di-blog/.php#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 14:13:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agung</dc:creator>
				<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mpriagung.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya saya nekat untuk menulis apa saja di blog meski belum punya skill menulis seperti penulis profesional.Saya yakin bahwa saya pasti bisa menulis sebab menulis adalah ketrampilan sekolah dasar. Tidak peduli pada kalimat dan kata-kata mungkin terkesan yang berantakan,salah,kurang bermutu dan ngawur.tidak jadi soal..tidak peduli komentar pembaca blog.
Ingat..jangan terpesona pada penulis blog dan buku bestseller [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya saya nekat untuk menulis apa saja di blog meski belum punya skill menulis seperti penulis profesional.Saya yakin bahwa saya pasti bisa menulis sebab menulis adalah ketrampilan sekolah dasar. Tidak peduli pada kalimat dan kata-kata mungkin terkesan yang berantakan,salah,kurang bermutu dan ngawur.tidak jadi soal..tidak peduli komentar pembaca blog.</p>
<p>Ingat..jangan terpesona pada penulis blog dan buku bestseller dengan ketrampilan memukau.Saya khawatir banyak orang terpesona pada penulis terkenal membuat mereka tidak berdaya dan berpikir bahwa mereka lahir dengan bakat.Padahal tanpa bakat,semua bisa menulis asal ada kemauan kuat,titik.Saya pernah belajar di Seminar &#8220;jadi penulis artikel menarik&#8221; di Jakarta pada tanggal 15-16 juli 2009.Di seminar peserta termasuk saya mengenal pembicara sekaligus trainar terkemuka di dunia,Andrea Harefa.Dia penulis 30 buku bestseller dan berpengalaman bertahun-tahun yang mengatakan bahwa menulis tidak perlu bakat,yang penting punya kemauan untuk menuangkan gagasannya dalam bentuk satu tulisan.</p>
<p>Mengapa banyak orang tidak bisa menulis?karena hambatan mental?Pak Andrea memahami malah menyadarkan bahwa bukannya tidak bisa menulis tapi tidak mau menggunakannya kemauannya dan kepintarannya untuk menulis.</p>
<p>Saya menyadari Pak Andrea memang benar.Banyak orang ragu-ragu menulis di blog dengan alasan takut tulisan tidak bermutu,tidak pandai atau tidak punya bakat untuk menulis dll.Padahal banyak orang pintar tapi tidak  mau menggunakan tangan dan kemampuan untuk menulis.</p>
<p>Oke..Saya nekat menulis sebanyak-banyaknya biar terbiasa.Maklum saya pencinta berat sama buku2 sangat bagus.Saya menyukai model penulis terkenal yang sederhana dan mudah dimengerti bikin betah membaca dalam waktu lama.Tapi tantangan menurut saya berat adalah berusaha menulis artikel sederhana mungkin dan mudah dibaca oleh anak kecil dan semua orang.tidak peduli artikel memang terkesan belum sempurna,kurang bagus dan aneh malah susah dimengerti..</p>
<p>Saya tidak suka dan alergi pada buku-buku berbau akedemis yang susah dicerna malah membingungkan karena terlalu banyak teori benar-benar rumit.itu saja</p>
<p>yang penting banyak  menulis-menulis-menulis.</p>
<p>kehabisan ide?saya tidak segan-segan nyontek buku untuk menulis artikel..hehe</p>
<p>nyontek juga sah-sah..tidak apa-apa tapi tidak boleh nyontek waktu ujian nasonal ya,ok?</p>
<p>Saya yakin semua orang termasuk orang tuna rungu pasti bisa menulis.</p>
<p>Salam Duuuaahysat!</p>
<p>wassalam</p>
<p>Agung</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mpriagung.com/2009/07/nekat-nulis-apa-saja-di-blog/.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
