Kenapa udah lama tidak belajar menulis selama 1 minggu?batinku.Padahal setelah seminar “ Cara cerdas menulis artikel menarik”.Saya semangat belajar menulis setiap hari..biasanya belajar menulis artikel panjang tanpa henti selama 10 menit..tapi kalau belajar menulis artikel tanpa henti selama 20 menit bikin saya merasa frustasi dan pusing malah kepala macet….sepertinya ide udah habis.
Beberapa hari kemudian semangat saya cepat hilang tidak berbekas..saya tidak merasa harus belajar malah tidak enak dan cemas…saya mulai belajar menulis di depan laptop malah asyik baca berita kompas.com..sampai lupa menulis…saya sadar ada kesempatan waktu tapi nanti balajar dulu..besok aja.
Besok saya tidak bermotivasi lagi untuk belajar menulis..pokoknya tangan tidak mau bergerak untuk mengetik di laptop,terlalu berat.Padahal saya tidak terlalu berat untuk baca buku berjam-jam tapi menulis artikel aja terlalu berat..bingung kenapa begini.Saya merasa ada penghalang kuat ada dalam diriku.Saya cari penghalang membuat saya tidak bermotivasi menulis artikel.Penyebab utama menurut saya adalah impian untuk penulis artikel menarik ternyata kurang kuat dan kemauan masih lemah.mungkinkah?atau suka menunda-nunda?otakku terasa diblokir
Saya buru-buru buang pikiran negative di kepalaku.
Bagaimana supaya bisa bersemangat menulis artikel apa saja..?tidak mau menyerah dan berusaha mencari jalan keluar.Tiba-tiba saya ingat ada film tentang sesuatu dari seminar”cara cerdas menulis artikel menarik”film aneh dan tidak begitu popular adalah film berjudul kepepet!
Kenapa Trainer bernama Andrea Harefa membahas tentang film kepepet?Saya belum mengerti pembahasan tentang kepepet begitu penting.Pak andrea bicara cepat dan penjang membuat saya bingung malah tetap tidak mengerti karena pendengaran saya kurang baik tidak seperti orang normal.
Oya..ada pendamping saya bernama bu Endang sebagai pengelola blog terkenal yaitu www.ibuhabibie.com.Biasanya Bu Endang membantu untuk mencatat apa yang dibicarakan Pak Andrea di buku.Ternyata tidak ada catatan tentang kepepet..mungkin bu Endang lupa catat ..oya saya ingat bu Endang sudah menjelaskan tentang film tersebut..tapi masih belum paham..ya udah ga papa ..
Pada suatu hari saya ke gramedia merupakan toko buku langgananku sangat menyenangkan.Kemudian sedang melihat buku-buku kelihatan menarik terutama judul dan grafis.eh ada buku sangat menarik perhatian saya..buku bergambar ada orang laki-laki berjas hitam sedang lari dengan wajahnya ketakutan dari kejaran harimau tampak menerkam..sungguh gambar menarik dan bikin heboh,batinku
Judul buku adalah The power of kepepet dari karya Jaya Setiabudi,Penerbit gramedia.Saya langsung baca di belakang buku.Pokok pembahasan ternyata buku motivasi hanya untuk calon pengusaha,pengusaha bangkrut,karyawan sudah bosan dll.Tidak ada kata penulis pemula di belakang buku.Saya tidak peduli dan bayar di depan kasir dengan ATM biar transaksi cepat dan tidak merepotkan.
Sesampai di area parker saya sudah tidak sabar bongkar tas plastik berisi buku baru di dalam mobilku.Dan langsung buka buku seolah-olah saya harap ada jalan keluar biar semangat belajar menulis artikel.Saya lihat daftar judul di halaman buku ..ah saya gembira banget..ada daftar judul bagaiman caranya..batinku bersyukur banget dan beruntung beli buku tepat.Merasa berhutang budi pada Jaya Setibuadi sebagai pengusaha sekaligus penulis sukses.Dia benar-benar pahlawan dan berguna bagi banyak orang ingin sukses..
Saya menyalakan mobil lalu keluar dari area parker sambil bersiul..beban saya sudah ringan semula terasa berat.Sesampai di rumah,saya langsung baca buku dari awal buku sampai oh saya mengerti malah kepepet sangat penting.Langsung mencoba praktek ilmu dari Pak Jaya.Tiba-tiba bagian diriku bilang bahwa ah nanti aja saya udah capek,besok aja ya.
Rasa ngantuk langsung menyerang!saya tidak kuasa melawan rasa ngantuk begitu dahsyat dan tidur tanpa sadar bukunya jatuh dari tanganku.
Saya terbangun dari tidur..ah ternyata saya baru sadar ada mental blok..pikirku mental blok harus dibersihkan dulu dengan membayangkan(visualisasi) situasi seolah-olah kita dalam keadaan sangat kepepet.Bayangkan dengan pikiran bawah sadar seolah nyata.Saya kaget bertemu Pak Andrea sedang jalan-jalan di Senayan City secara kebetulan.
Hai apa kabar?sapa Pak Andrea.
B..baik”.jawabku.
Kenapa tidak menulis artikel lagi di blogmu?tanya Pak Andrea seolah bom meledak mengguncangkan seluruh tubuhku.
Saya terdiam campur rasa malu sampai wajahku memerah kayak tomat.duh malu diriku
Sungguh pikiran bawah sadar tidak bisa membedakan antara visualisasi dengan kenyataan!
Salam duuuaasyhat!
Wassalam
Agung